Review Buku: Tentang Kamu (Menguak Misteri Berbalut Kisah Cinta dan Pengorbanan, juga Besarnya Arti Sebuah Ikatan Persahabatan)

Sabtu, 25 April 2020


Judul : Tentang Kamu
No. ISBN : 978-602-08-2234-1
Penulis : Tere Liye
Editor: Triana Rahmawati
Penerbit : Republika Penerbit
Jumlah Halaman : 524 hlm
Kategori : Fiksi, Drama, Historical Fiction, Romance

Blurb:

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu,

itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku.

Cinta memang tidak perlu ditemukan,

cintalah yang akan menemukan kita.

Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali,

aku tidak akan menangis karena sesuatu telah

berakhir, tapi aku akan tersenyum karena

sesuatu itu pernah terjadi.

Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi.

Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir.

Maka biarlah hidupku mengalir seperti

sungai kehidupan.


Saat karantina karena meluasnya sebaran COVID 19 sekarang ini, saat semua aktivitas harus dilakukan di rumah saja, saya teringat kembali dengan novel TERE LIYE ini. Buku setebal 524 halaman ini sukses membuat saya larut dalam keharuan bertubi-tubi. Bukan sekali, bahkan sudah tiga kali saya menamatkan buku tebal ini. Bukan. Bukan sekadar karena diksi yang memesona, tetapi nilai-nilai kehidupan  yang berhamburan hampir di setiap lembar novel ini sungguh memperkaya jiwa, menambah wawasan, dan menguatkan hati. 

Kisah-kisah yang mengalir manis dalam novel ini sesuai dengan kondisi lockdown yang kita hadapi sekarang. Novel ini mengupas tentang kesungguhan, tentang kerja keras, tentang kesabaran tak berbatas, tentang keteguhan hati, tentang kesetiaan, dan tentang besarnya arti sebuah pengorbanan.

Penggemar novel Tere Liye tentu tidak asing dengan gaya menulisnya yang "melompat-lompat." Pembaca dibuat tak bisa membaca sepotong-sepotong karena sering kali harus membaca urut dan lengkap bila ingin meraup makna  dalam novelnya. Demikian pula dalam novel Tentang Kamu ini. Kalau ingin memahami secara utuh, harus mau membaca urut dari awal sampai akhir. Tidak melompat-lompat. Nah, ini yang sulit buat saya. Gaya saya membaca adalah "melompat-lompat." Saya mulai dari membaca daftar isi, kemudian memilih bab yang saya suka. Ternyata cara ini sama sekali tidak berlaku saat membaca novel Tere Liye, juga beberapa novel lain. Membaca urut sebuah novel membantu saya memiliki pemahaman yang utuh dalam setiap karya. 

Novel Tere Liye yang satu ini membuat saya bingung mengelompokkan ke genre apa. Awalnya, kata-kata manis penuh cinta membuat saya mengira kalau novel ini bergenre romance. Namun, kisah yang menukik, meliuk-liuk, dan mengaduk-aduk  pembaca dengan alur maju mundur menjadikan karya yang satu ini pantas digolongkan berkategori drama dan fiksi histori.
Penulis dengan tegas menuliskan dalam baris-baris kalimatnya bagaimana kisah yang dulu sebagai dasar mengungkap misteri hari ini dengan sangat manis.

Adalah Zaman Zulkarnaen. Seorang warga negara Indonesia, sudah menetap di London sejak menyelesaikan kuliah master hukum di Oxford University. Takdir membawanya bergabung dengan Thompson  & Co, sebuah firma hukum kenamaan di London, setelah beberapa waktu sebelumnya laki-laki lajang itu mengirim aplikasi ke firma itu. Untuk mendapatkan posisi bergengsi di firma itu, Zaman ditugaskan untuk mengurai misteri tentang uang warisan berjumlah sangat fantastis milik seorang WNI seperti dirinya, yaitu Sri Ningsih.

Petualangan penuh kejutan dan misteri dimulai tepat setelah kasus itu dilimpahkan kepadanya. Menggunakan jet pribadi milik firma bergengsi itu, Zaman terbang menuju Indonesia menyusuri tempat-tempat di mana Sri Ningsih menetap sejak kecil hingga ajal menjemputnya. Mulai Pulau Bungin, sebuah pulau terpencil di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kemudian Surakarta, Jawa Tengah, hingga Jakarta, Paris, dan London.

Kisahnya secara detail bisa dengan mudah ditemukan karena perempuan berdarah Jawa putri seorang nelayan tangguh ini sangat menyukai dunia literasi. Dia selalu menuliskan kisahnya dalam buku harian dengan lengkap. Mulai tanggal peristiwa, nama orang, nama tempat, hingga rincian kisahnya, semua ditulis dengan rapi. Hal inilah yang memudahkan Zaman mengurai satu demi satu teka-teki siapa ahli waris harta Sri Ningsih. 

Perjalanan hidup yang tidak mudah sejak masa anak-anak di Pulau Bungin, masa remaja bersama dua sahabatnya di Surakarta, hingga masa dewasanya di Jakarta, Paris dan London berakhir manis meski harus kehilangan banyak orang-orang yang dicintainya.

Berikut ini adalah kalimat-kalimat indah dalam novel Tentang Kamu.

1. Pekerjaan pengacara sepertinya selalu menuntut kecepatan. (hal 32)

2. Janji adalah janji. Setiap janji, sesederhana apa pun itu, memiliki kehormatan.( hal. 45)

3. Sejak kapan seorang pilot menebak teka-teki sebuah kalimat?  (hal. 50)

4. Jangan mudah menangis, jangan suka mengeluh. Kamu adalah anak seorang pelaut tangguh. Bersabarlah dalam setiap perkara. (hal. 95)

5. Tidak pernah membenci walau sedebu. Tidak pernah berprasangka walau setetes. (hal 206)

6. Jika kita gagal 1000 kali maka pastikan kita bangkit 1001 kali (hal. 210)




7. Kenapa orang mudah mengkhianati? Bukankah dalam hidup ini kejujuran itu penting? ( hal. 239)

8. Kerja keras tidak pernah mengkhianati. (hal. 262)

9. Jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakarmu. Jadilah seperti air yang mengalir sabar. Jangan pernah takut memulai hal baru. (hal. 278)




10. Aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. (hal. 286)

11. Hati manusia persis seperti lautan, penuh misteri. Kita tidak pernah tahu kejadian menyakitkan apa yang telah dilewati oleh seseorang. (hal. 415)

12. Kebencian memang bisa menjadi energi mengagumkan. (hal. 503)

Bagaimana perjalanan hidup Sri Ningsih yang penuh liku-liku itu hingga membuatnya memiliki warisan sejumlah 19 milliar? Siapa sajakah orang-orang yang berpengaruh dalam hidupnya? Bagaimana cara Sri Ningsih melalui masa-masa sulitnya? 

Review Buku: Tentang Kamu

Seperti menjadi kekhasan novel-novel Tere Liye, ending dalam novel ini tak tertebak. Seorang sahabat akhirnya menjadi orang yang paling dihindari dikupas hingga beberapa bab. Kisah kelam masa kecil ternyata membuat Sri memiliki mental tangguh menjadi sentral cerita dalam novel ini. 

Yang menarik, tulisan-tulisan tangan Sri kepada sahabatnya pada akhirnya menjadi petunjuk utama bagaimana Sri bekerja keras menjalani kehidupan. Surat dan diary Sri membuat pembaca tahu bagaimana karakter masing-masing tokoh. Tere  Liye dengan sangat lihai menerangkan detail banyak peristiwa melalui baris-baris panjang tulisan Sri. Dia secara tidak langsung menegaskan betapa pentingnya arti sebuah jejak literasi. Bagaimana akhirnya dari tulisan kita bisa mengetahui hal-hal penting apa yang dialami seseorang dalam hidupnya dan siapa saja orang yang berpengaruh dalam hidup seseorang.

Dalam novel ini, Tere Liye juga mendeskripsikan wilayah-wilayah di Indonesia sebagai latar belakang cerita dengan sangat baik. Begitu detail dan informatif. Pembaca dibuat mengagumi kekayaan alam Indonesia, juga keanekaragaman budayanya yang unik. 

Kesabaran, kesungguhan, dan kerja keras adalah poin penting yang dikedepankan dalam novel ini, selain tentang besarnya dampak kebencian pada hubungan persahabatan. Tere Liye menuliskan dengan sangat gamblang, bagaimana seorang anak nelayan dari pulau terpencil seperti Sri Ningsih bisa berangkat  ke Surakarta untuk belajar di pondok pesantren, bisa berdagang di Tanah Abang, bisa ke Paris, juga ke London. Bahkan, hingga saat tak lagi muda, dia masih aktif berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya dengan berkebun dan mengajar seni tari. Semua dilakukannya dengan penuh cinta. Hidup baginya adalah perjuangan. Kasih sayang dari orang-orang di sekitarnyalah yang memompa semangatnya untuk terus menebar kebaikan. Orang-orang itulah yang pada akhirnya mendapat bagian dari harta warisannya yang sangat banyak, yaitu 19 triliun. 

Pembaca novel ini tidak akan menduga, bahwa perjalanan panjang Zaman menemukan kejelasan tentang siapa ahli waris harta Sri Ningsih ternyata bermuara di sebuah tulisan dalam secarik kertas dalam sebuah kotak yang sejak awal sudah di tangan Zaman. Luar biasa. Sekali lagi, Tere Liye selalu sukses mengaduk emosi pembaca, seakan menyelami samudera makna kata tanpa batas.

Hanya saja, bagi Anda yang kurang suka cerita misteri, novel ini akan terkesan membosankan dan sulit tertebak alurnya. Kadang maju, kadang mundur, kadang maju mundur. Namun, penulis sekelas Tere Liye tentu tidak sulit mengemas fakta dalam cerita menjadi sajian yang realistis dan penuh kejutan. 

Penasaran dengan ceritanya secara rinci? Tentang bagaimana Tere Liye meramu kisah cinta dan perjuangan dalam kemasan misteri yang memikat? Bagi Anda yang belum pernah membaca novel ini, saya menyarankan segera memasukkan bacaan bergizi ini dalam daftar novel yang harus segera dibeli. Anda bisa mendapatkan di Gramedia, Toga Mas, atau toko-toko buku favorit di kota Anda. Semoga dengan membaca buku ini, kita lebih semangat menjalani hari-hari yang makin sulit ini dan lebih lapang dada menjalani kenyataan hidup.











40 komentar on "Review Buku: Tentang Kamu (Menguak Misteri Berbalut Kisah Cinta dan Pengorbanan, juga Besarnya Arti Sebuah Ikatan Persahabatan)"
  1. Novel yang gaya ceritanya lompat-lompat itu sering bikin penasaran ya, kak. Kadang misteri satu baru terkuak setelah ada misteri ketiga. Bikin ngga betah buat berenti dan penasaran harus dibaca sampai habis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ... betul itu. Melatih kesabaran banget.

      Hapus
  2. Tere Liye memng super syeklihhh. Karyanya² selalu keren dan rame di pasaran. Sayangnya buku keren ini belum saya lahap. Terima kasih review-nya mbak😊 nanti masuk ke wishlist bacaan berikutnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Betul. Bisa membuat kita lebih punya rasa syukur.

      Sama-sama 😊

      Hapus
  3. Karya Tere Liye memang tidak perlu diragukan lagi. Dari review mbak saya jadi penasaran banget nih sama bukunya. Banyak Quote bagusnya ya mbak, ini bisa jadi nasehat dan motivasi diri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Saya sudah banyak baca karyanya. Selalu inspiratif

      Hapus
  4. Jadi penasaran dengan bukunya nih, karya tere liye memang super sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Kak. Seru dan sarat hikmah. Dijamin nggak bakal kecewa.

      Hapus
  5. Wah...jadi tertarik nih baca novelnya. Tulisan mba Dian pokoknya kece badai deh, bergizi, pandai memilih kata hingga banyak yang penasaran dengan novelnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillaah ... terima kasih 😊

      Hapus
  6. Waaa sempat pengin baca inii. Tapi ngga jadi. Padahal karya Tere Liye ngga bikin bosan. Cuman lagi butuh variasi bacaan aja, jadi Tentang Kamu nya disimpan dulu deh 😆

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sayang, Mbak. Saya kalau selesai baca buku ini malah selalu pingin segera baca lagi buku lain. Semacam ada dorongan untuk menambah ilmu lagi dan lagi. Atau sayanya aja yg lebay ya, hhihi ... Tp sungguh, lo ... baca novel ini nggak akan mengecewakan.

      Hapus
  7. Aku sudah jarang banget ngikutin novel Tere Liye saking banyaknya buku dia. Tapi sepertinya novel ini menarik sih untuk dibaca. Coba deh nanti cari pas lagi perlu bacaan baru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ... sip 👍 Seperti novel Tere Liye yg lain, novel ini sarat nutrisi bergizi bagi jiwa.

      Hapus
  8. Mantap reviewnya lengkap sekali Kak hehe. Apalagi baca bukunya sampai berkali-kali. Aku pribadi juga suka novel Tere Liye yang lebih ke fantasi. Tapi semua tulisan Tere Liye emang keren sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  9. keren-keren ya buku-bukunya Tere Liye ini, jadi pengen baca juga yang tentang kamu. banyak banget positifnya ketika baca buku ini pasti. baca reviewnya aja udah kerasa. hihi. makasih sharingnya mba

    BalasHapus
  10. kata2 berkesan yg Mbak Dian highlight ini ntar mau sy share ah ke mahasiswa hukum yg beberapa suka telaaat menyetorkan tugasnya, haha, "pekerjaan pengacara sepertinya selalu menuntut kecepatan"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi ... cocok ya, pengingat sekaligus membentuk mental tangguh. Mereka para pengacara tidak saja dituntut cermat, tapi juga cepat

      Hapus
  11. Novel tere liye selalu memberikan pembelajaran dan yang selalu ada di novelnya adalah kerja keras tak akan berkhianat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak. Menjadi semacam pengingat diri.

      Hapus
  12. Novel2 Bang Tere emang selalu keren. Ya iya lah kalau gak keren man mungkin best seller, ya, Kak. Alur cerita, tokoh yang hidup dan latar yang seolah nyata itu Lo bikin gimana. Tambah lagi dalam setiap bannya selalu ada teka teki yang mau gak mau pembaca harus terus lanjut baca untuk nemuin jawaban.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, iya tuh, Mbak. Selalu bikin penasaran

      Hapus
  13. SAya pernah suka baca buku Terre Liye. Lalu bosan karena terjadi penurunan kualitas penulisan. Mungkin perlu baca lagi agar tahu. SAya percaya tiap orang punya titik jenuh kemudian melontarkan diri lagi dengan skill dan semangat baru

    BalasHapus
  14. hebat sekali mbak bisa menamatkan sebanyak 3x, mendengar kata 500an halaman saja sudah membuat saya merasa malas untuk membacanya wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi ... iya Kak. Sudah ketiga kali baca baru bisa bikin reviewnya. Novel ini menguras emosi banget soalnya.

      Hapus
  15. Karya Tere Liye sudah tidak diragukan lagi. Meski endingnya tidak jelas disampaikan, tapi kisahnya selalu menarik perhatian.

    BalasHapus
  16. betul, karya om darwis ini memang keras (keren asli) meracik kata-katanya sambil merem sudah jadi novel hehe

    BalasHapus
  17. Saya belum baca malah bukunya yang ini mba, karena ya itu karena tebal sekali. Hihii. Ada 524 halaman. Tebalnya hampir sama setebal Alquran. Kekeke. Meski demikian, bukan Tere Liye namanya jika karya-karyanya tidak menginspirasi.

    BalasHapus
  18. Betul sekali setuju dng pendapat kakak, novel tere liye ini emang harus dibaca secara utuh ya, soalnya kalau sepotong2 jadi kurang dapat maknanya..masalah nya halaman novel tebel2 hihi butuh berapa minggu bisa asyk baca novelnya..tapi ceritanya bagus sih ya

    BalasHapus
  19. Karya Tere Liye memang selalu enak dibaca, ya. Tetapi terkadang aku sulit memahami maksudnya. Meski begitu tetap saja aku suka sekali dengan quote-quote dari karyanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak. Kadang kita harus berpikir sedikit keras untuk memahami makna tulisan Tere Liye.

      Hapus
  20. mbak dian, sama akupun penggemar tere liye. membaca ulang novelnya kembali jg ga pernah bosen deh, kmrn baru aja baca lagi kau dan aku dan sepucuk amplop merah yang telah ditamatkan beberapa tahun lalu hihi

    BalasHapus
  21. Tere Liye emang luar biasa dalam bikin novel. Selalu best seller. Saya baru punya 2 atau 3 gitu buku karyanta. :D

    BalasHapus
  22. Aku juga udah baca yg ini kak..tapi lupa2 ingat kisahnya.. memang ini luamayan tebel bukunya.. tapi selesai disini.. berbeda dengan beberapa lainnya... ada bersambung...coba baca yg negeri para bedebah kak..seru loh

    BalasHapus
  23. Dulu sering baca novel Tere Liye, kebetulan sekarang mulai jarang. Kayaknya Tentang Kamu cocok buat saya mulai lg baca novelnya

    BalasHapus
  24. Tere Liye sering dibicarakan oleh orang-orang dan bukunya selalu best seller tapi aku belum pernah baca satupun bukunya, buku Tentang Kamu yang genrenya misteri dan ada unsur historis ini kayaknya bisa jadi salah satu novel pertama yang kubaca deh. Penasaran dengan novel semacam ini

    Baru tau ternyata ada ya gaya membaca yang melompat-lompat, aku selalu baca novel urut, hehe

    BalasHapus
  25. Duh Tere Liye memang penulis yang legend, ide-ide ceritanya di luar kebanyakan orang. Terlebih buku - bukunya yang baru ini. Nebula 😍😍

    BalasHapus

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9